
Seorang pemadam kebakaran harus mengetahui jenis dan fungsi dari setiap baju pemadam kebakaran. Setidaknya ada 5 jenis baju pemadam kebakaran yang di rancang untuk situasi yang berbeda-beda. Setiap jenisnya di rancang untuk situasi darurat dengan tingkat risiko dan paparan suhu panas yang berbeda. Misalnya kebakaran gedung biasa, kebakaran hutan, atau kebakaran yang mengharuskan untuk kontak langsung dengan api.
5 Jenis Baju Pemadam Kebakaran beserta Fungsinya
Sebagai petugas pemadam kebakaran yang sering berhadapan dengan situasi yang tak terduga, kesiapan perlengkapan, khususnya baju pemadam menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh di abaikan. Baju pemadam kebakaran di rancang secara spesifik untuk melindungi petugas sesuai dengan medan tugasnya, jenis bahaya, durasi paparan, serta suhu ekstrem. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan mobilitas maksimal pada petugas pemadam kebakaran. Singkatnya, baju pemadam kebakaran bekerja sebagai tameng yang mampu melindungi nyawa petugas selama berada di lokasi yang berbahaya.
Berikut 5 jenis baju pemadam kebakaran beserta fungsinya:
1. Structural Fire Fighting Suit
Structural fire fighting suit (biasanya berwarna terang) di fungsikan untuk melindungi petugas pemadam kebakaran saat melakukan operasi pemadaman dalam area gedung atau bangunan. Baju ini menggunakan 3 hingga 4 layer yang mampu menahan api langsung, paparan panas ekstrem, uap air saat pemadaman, serta risiko flashover
2. Proximity Suit (Aluminized)
Jenis baju pemadam kebakaran ini memiliki lapisan aluminium foil atau serat kaca yang berfungsi untuk memantulkan panas tingkat tinggi (hingga 90%). Dengan fungsi tersebut, proximity suit cocok di gunakan pada operasi penyelamatan dan pemadaman api pada insiden kebakaran pesawat atau tangki minyak.
3. Fire Entry Suit
Fire entry suit di lengkapi dengan insulasi termal yang berlapis-lapis sehingga mampu menahan secara singkat paparan suhu ekstrem yang lebih dari 1000°C. Kemampuan ini memungkinkan petugas pemadam mendekati kobaran api untuk operasi penyelamatan yang ekstrem.
4. Wildland Fire Suit
Baju pemadam ini tidak kaku, lebih ringan, serta tidak pengap. Selain itu, wildland fire suit juga memiliki ketahanan terhadap goresan, memiliki perlindungan termal yang mampu menangkis percikan api, serta cukup ringan sehingga tidak mengganggu mobilitas petugas. Baju pemadam ini biasanya di gunakan untuk memadamkan kebakaran lahan atau kebakaran hutan.
5. Fire Resistant Coverall
Wearpack ini di rancang dengan bahan khusus seperti nomex. Fungsi utamanya untuk penanganan awal insiden kebakaran atau untuk tugas harian di lapangan. Fire resistant coverall di rancang untuk menunda penyebaran api, sebagai isolator panas, tahan terhadap bahan kimia, serta tidak mudah meleleh. Dengan kemampuan tersebut, petugas memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri jika muncul bahaya seperti paparan panas ekstrem, ledakan listrik, atau flash fire.
Dari ulasan di atas, penting untuk memilih baju pemadam yang sesuai dengan tingkat ancaman dan lokasi kejadian. Pemilihan yang kurang tepat bisa berakibat fatal mulai dari luka bakar akibat paparan panas ekstrem, gangguan pernafasan, hingga penurunan mobilitas petugas. Oleh sebab itu, jauh-jauh sebelumnya pastikan memilih peralatan safety khususnya baju pemadam kebakaran yang telah di sesuaikan dengan standar BNPB atau pedoman keselamatan kerja ILO untuk meminimalisir risiko kecelakaan di lapangan.
Jika Anda kesulitan menentukan pilihan, Anda bisa memilihnya di Fortuna Jaya Safety. Sebagai toko distributor dan supplier alat safety, Fortuna Jaya Safety menyiapkan berbagai perlengkapan safety khususnya alat pemadam kebakaran yang telah memenuhi standar dan terbukti kualitasnya. Hubungi kami di sini untuk mencari produk yang Anda inginkan!
